STOP SENGSARA DI HARI TUA
STOP MENDERITA DI HARI TUA
Minggu pagi, saya bertemu dengan seorang kerabat yang sudah seperti saudara. Saya kaget melihat keadaan yang terkini, jauh berbanding ketika saya muda beberapa puluh tahun lalu. Terhenyak dan ikut kecewa mengapa dulu Saudara saya kurang dalam memanfaatkan penghasilan, sehingga di hari tua kondisi kurang menguntungkan.
Terbayang dulu begitu tegar, begitu lincah dan kuat menjalani kehidupan dan beraktifitas. Sangat mengharukan saya harus berjumpa dalam kondisi yang sangat memprihatinkan, bahwa saudara saya tersebut mengalami komplikasi beberapa penyakit yang sangat serius dan saling kontra dalam terapinya. Sakit yang satu harus kurang penggunaan air minum sakit yang satu harus banyak minum, ya Allah...semoga diberi segera kesembuhan dan keringanan sakitnya, serta kesabaran dan kekuatan menghadapi ujian-Mu
Sering orang tidak mempersiapkan masa purna tugas atau purna karya nanti. Terlena dengan kesibukan kerja, terjebak rutinitas sehingga hari hari terasa berlalu dengan cepat. Sementara waktu tidak dapat berkompromi berjalan melalui langkah-langkah pasti yang terhentikan oleh keadaan apa pun. Hanya kita yang dapat mengisi dan mengikuti berjalannya sang waktu bagi mereka yang mengetahuinya.
Beberapa golongan masyarakat tidak sadar untuk antisipasi saat tiba waktu jam biologisnya sudah meminta tanda -tanda untuk beristirahat. Ketika masih berkarya dan bertugas waktu dihabiskan untuk mengganyang seluruh tugas-tugas. Tidak jarang menghabiskan waktu, anggaran dan tenaga untuk menggapai tujuan atau cita-cita duniawi, ada juga yang mengatasnamakan kompensasi kerja (mereward diri), menyesuaikan life style untuk mendapatkan sebuah prestise atau penghargaan tanpa menyisakan sedikit anggaran untuk hari istirahat.
Saya tidak ingin pembaca mengalami kejadian yang sama. Kebanyakan masyarakat masih banyak yang belum memahami financial planner secara fundamental. Sederhana sebenarnya, hanya mengkategorikan beberapa pengeluaran untuk pos-pos tertentu secara adil dan komitmen tinggi (strict).
Beberapa yang dapat disampaikan kepada pembaca sebagai pengingat :
Reward Diri
Sering tidak pembaca meereward diri? Boleh saja sih tapi harus ada pembatasan budget , juga merenggangkan frekuensi tidak perlu setiap minggu misal cukup satu bulan sekali. Bisa tidak harus ke cafe dengan view bagus cukup di angkringan lesehan yang lumayan representatif (kadang ada juga lo angkringan yang rekomended). Cukup 5-15% saja dari gaji. Tidak boleh pay later. Kalau gaji pembaca naik bukan berarti gaya hidup kita juga ikut naik, tetaplah sederhana.
Be strict (pengetatan) yang dapat kita lakukan :
Membuat anggaran keuangan bulanan dan Mingguan
ini penting untuk mentarget pengeluaran setiap bulan kita. Saya pernah punya teman, salah satu pekerja dengan gaji tetap. Isteri juga bekerja sebagai guru (bisa dibayangkan kan berapa penghasilannya). Suatu hari (beberapa tahun lalu) kami menemukan catatan kecil beliau menu sehari-hari. Semua kebanyakan dari protein nabati, beliau hanya menjadual menu daging atau ayam 1 minggu 1 kali. Alhasil ini adalah salah satu trik dia mengendalikan keuangan sampai akhirnya beliau sudah berhasil naik haji beberapa tahun kemudian. Masya Allah suatu strict yang sangat ketat tetapi menghasilkan sesuai tujuan. Kita ketahui daging merah memang salah satu yang perlu kita jarangkan untuk dikonsumsi karena berbagai kandungan yang agak berat bagi tubuh kita.
Jangan lagi berprinsip gali lubang tutup lubang
Apakah Anda memiliki kartu kredit? Akhir-akhir ini beberapa lembaga keuangan menawarkan kartu kredit tetapi saya tolak karena takut khilaf dengan hutang. Hutang itu manis, hutang itu mudah, semua lembaga keuangan berlomba untuk memberi pinjaman apalagi jika kemampuan ekonomi memenuhi sangat memungkinkan, tetapi yang berat adalah membayarnya setiap bulan.
Ruang kerja saya berhadapan dengan bendahara bagian pengeluaran gaji, hampir setiap bulan selalu saja ada yang mengambil pinjaman, rata-rata orang muda usia produktif. Sesekali saya tergiur untuk mengambil pnjaman apalagi lembaga Peradilan bank an yang menawarkan bunga rendah sebagai promo tahun itu. Niatnya saya rmau ambil untuk invest dan tabungan anak masa depan saya pensiun. Setelah disepakati jumlah tertentu, bertemulah saya dengan teman saya yang update perkembangan ekonomi. Dia menyampaikan bahwa lebih baik menabung daripada berhutang apapun itu, tentunya dengan catatan kita harus strist ya dalam pengaturan uang dan menabung setiap bulannya.
Perhitungannya tahun tahun pertana uang kita untuk membayar bunga, iya kalau invest kita melambung dengan cepat. Di masa pandemi seperti ini masih tidak stabil dan sulit untuk memprediksi sebuah penjualan, perlu kita perhitungkan dan antisipasi kan. Bukannya tidak menguntungkan tetapi perlu dipertimbangkan lebih dalam. Apalagi berhutang untuk hal yang konsumtif, baju kendaraan jika kurang begitu diperlukan, dll meskipun akan menaikkan prestise kita. Berhati hatilah dengan hutang karena akan memberatkam. Ingat quotes SABTU = Selalu Aku Beli Tunai (mas Ippho Santoso, 2021)
Sediakan untuk invest setiap bulan, paksakan
Bagi yang berpenghasilan pas-pas an atau ada lebihan sedikit, ambil lah tabungan yang tidak mengikat setoran per bulan. Kalaupun mengambil asuransi untuk yang tidak memiliki uang mati bisa mengbil asuransi tradisional karena lebih aman, kendati nilai investnya tidak sebesar unit link atau invest properti maupun tanah. Arisan dapat merupakan salah satu pilihan bentuk tabungan yang dapat strict mengharuskan setor setiap bulan.
Saat ini juga didapati saham lebih laris di pasaran. Barangkalidapat dipelajari pada konten tersendir di blog ini.
Tidak berarti tisak bersosial
tetap sediakan untuk sosial kepada orang tua untuk saudara, dan bagi orang lain yang membutuhkan (Infaq, sedekah, dsb)
Beli karena butuh
Hati-hati dengan pengeluaran rutin tetapi tidak bermanfaat, nah lo awas, lubang satu ini.
Harus strict jika ingin selamat di hari kemudian, meskipun sulit karena sebagian orang lebih mengedepankan performa di muka demi mendapatkan apa yang diharapkan karena tujuan setiap orang tidak sama. Sampai di saat yang diperkirakan tiba, kita menjalani saat istirahat dan purna kewajiban maka kita tinggal memanfaatkan apa yang sudah diatur sebelumnya. Sebagaimana kata pepatah, ketika ada jangan dimakan ketika tak ada maka dimakan.
Beberapa catatan yang perlu diperhatikan pembaca :
1. Stop menabung jika anda lebih mementingkan kesenangan sesaat daripada masa depan
2. Pengeluaran selalu lebih besar daripada penghasilan
3. Anda memiliki kemauan menabung tetapi tidak kuat bisa diambil sewaktu-waktu jika ada saudara yang membutuhkan
Coba perhatikan, ini biaya yang tidak dapat ditawar adalah :
1. Biaya sakit
2. Biaya sekolah anak
3. Biaya kecelakaan dan kerusakan
Perbedaan cara pandang kekayaan orang jaman dahulu dengan jaman now :
1. Jaman dahulu dari gaji, penampilan, penampilan (baju dan perhiasan) juga jabatan/ status
2. Jaman now diukur dari : gaji, jabatan, waktu luang, hasil investasi, hobby, prestasi, dan kesehatan
Penghasilan kita adalah ibarat sepatu, jika terlalu kecil mereka akan menjepit kita, jika terlalu besar mereka membuat kita tersandung di perjalanan (Quotes Charles Caleb Colton)
Tips simpel untuk mengatur keuangan Anda harus memiliki 3 rekening pengeluaran ini :
1. Rekening untuk kebutuhan sehari-hari,
2. Rekening daurat
3. Rekening uang buta/ mati (untuk investasi)
Untuk siap menabung artinya Anda sudah siap memiliki :
1. Sudah mempunyai dana darurat 3-5x gaji
2. selalu ada sisa uang gaji setiap bulan
3. pos-pos keuangan telah dikelola dengan baik
4. tidak memiliki hutang lebih dari 30% pengeluaran bulanan
5. memiliki proteksi dana berupa tabungan jangka panjang atau menengah atau tabungan yang aman
Beberapa orang bermimpi untuk menjadi orang sukses dan punya uang banyak, sedangkan beberapa orang lainnya bangun setiap pagi dan berusaha untuk mewujudkannya (Wayne Huizenga)
Cara mengelola Strict Menabung atau Investasi :
1. Berada di lingkungan yang memiliki energy positif
2. tetap down to earth walau Kaya Mendadak
3. luangkan waktu setiap hari untuk belajar hal baru
4. Sisihkan uang untuk investasi
Pengorbanan para perintis usaha yang tidak terlihat orang lain :
1. Jam kerja, start lebih awal
2. Belajar, supaya bernilai lebih dari orang lain
3, Teman dan keluarga, seorang pekerja pasti kehilangan lebih banyak waktu bersama teman dan keluaraga daripada yang pekerja biasa
4. Liburan, seorang pekerja keras pasti lebih kehilangan waktu untuk liburan
5. Kesalahan pekerja keras adalah reward diri yang berlebihan sehingga menguras anggaran sendiri lebih besar
Jangan melakukan hal-hal berikut ini karena jika tidak berhasil ancamannya Bangkrut :
1. belum punya dana darurat untuk jaga jaga bangkrut
2. ikut-ikutan yang lain tetapi tidak menguasai ilmunya (adakah yang demikian)?
3. menggerus uang usaha untuk kehidupan sehari-hari
4. tidak konsisten dalam berinvestasi
5. Tidak belajar invesati apapun dari sekarang
Mulailah berinvestasi dengan tepat di usia muda :
1. Investasi ilmu
2. investasi kesehatan
3. investasi penampilan
4. investasi skill baru
5. investasi pertemanan
6. investasi keuangan
Kekayaan yang kita miliki tetapi sering dilupakan dan ciri keuangan sehat:
1. Bebas dari hutang
2. punya pekerjaan berpenghasilan tetap
3. masih sehat hingga saat ini (akan disahre di blog ini juga ya Pembaca)
4. teman dekat yang bisa mengerti dan membantu
5. mendapat reward karena hasil pekerjaan yang bagus
6. punya banyak teman yang supportif lebih banyak daripada jumlah hater
7. pengeluaran lebih kecil daripada pendapatan
8. jumlah aset lebih besar daripada hutang
9. punya tujuan keuangan
10. kebutuhan rutin terpenuhi dengan baik
11. memiliki dana darurat
12. memiliki saldo pensiun yang memadai
13. tidak meletakkan telur dalam 1 keranjang yang sama
Belajar dari Li ka Sing dari Hongkong pengusaha sukses yang berhasil :
30% untuk biaya hidup
25% untuk investasi
20% untuk networking dengan orang yang bermanfaat
15% untuk pengembangan diri
10% untuk liburan
Kebanyakan masyarakat kita adalah tulang punggung keluarga besar (Sandwich Generation), tetapi jangan takut dengan usaha yang tepat, niat yang besar serta kemauan keras, tidak mustahil akan dapat tercapai semuanya. Sandwich Generation diantaranya membiayai dua generasi sekaligus, kelihatannya susah tetapi jika ada kemauan keras maka tidak mustahil mewujudkannya.
Persiapan keuanga yang bagus dan manajemen diri untuk tetap sehat , investasi investasi diri dari sekarang adalah persiapan yang utama hidup di hari esok. Tidak ada yang tidak bisa jika TUhan menghendaki, dan sesuai dalam Al Qur'an bahwa Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang dapat mengubah nasibnya (Ar-Rad : 11). Ingat kepada Tuhan pasti Tuhan ingat pada hamba -Nya. Semangattt untuk hidup nyaman di hari tua.
Bersambung ya Pembaca Budiman........ Terima kasih untuk terus selalu bersama Kami
Mimi Kaila

Komentar
Posting Komentar