MENGISAH BC HOAX TENTANG PENULARAN HIV AIDS

 EDISI GALAU 
Fasilitas Virtual Institute

Seperti apa sebenarnya penularan HIV AIDS itu? Penasaran banyak Broad Cast mengisahkan untuk berhati-hati mengkonsumsi makanan kaleng karena dicampur darah yang tertular viurs HIV-AIDS. Setelah ditelusur ternyata beritanya hoax. Bagaimana bisa, ternyata begini alur pikirnya...

Prinsip utama penularan virus HIV AIDS dikenal dengan istilah ESSE, yaitu kepanjangannya Exit, Survive, Sufficient dan Enter. Yang dalam bahasa Indonesia diartikan Jalan keluar virus, virus yang hidup, kandungan virus yang cukup untukmenginkubasi, serta adanya jalur masukvirus ke tubuh. Penularan HIV hanya dapat terjadi bila keempat prinsip tersebut terpenuhi sekaligus.

E = exit,dimaksudkanada jalan keluar bagi cairan tubuh yang mengandung HIV yang ada dalam tubuh seseorang keluar tubuhm dapat melalui cairan sex ketikamelakukan hubungan, atau ada darah tersisa masuk melalui jarum suntik yang masuk kedalam tubuh.

S = survive, maksudnya kandungan HIV yang keluar dari orang yang terinfeksi harus ada dalam kondisi yang memungkinkan. Artinya jika kondisinya tidak memenuhi syarat, maka HIV tidak akan bisa menginkubasi  manusia.Prinsip survive juga tidak terpenuhi jika diberitakan HIV dimasukkan dalam minuman soda atau makanan sebab asam lambung yang pekat akan menyebabkan HIV tidak dapat bertahan hidup.

S= sufficient, maksudnya kandungan HIV dalam cairan tubuh yang keluar dari orang yang terinfeksi harus ada dalam kandungan yang cukup. Jika jumlahnya sedikit tidak akanbisa menginkubasi tubuh manusia yang lainnya. Ini mengapa cairan keringat dan saliva (ludah) tidak dapat menularkan HIV.

E = enter, adanya jalur masukdi dalam tubuh manusia yang memungkinkan kontak dengan cairan tubuh yang mengandung HIV. Ini mengapa penggunaan kondom serta pelicin kemudian penting sebab akan meminimalisir terjadinya perlukaan ketika terjadi kontak hubungan seksual

Jadi dengan demikian tidak perlu cemas dengan BC-BC yang beredar yang tidak mesti kebenarannya. Tetap konsumsi dengan tetap menjaga kebersihan, juga meminimalkan makanan yang berisiko terhadap kesehatan. OK semoga bermanfaat.




Komentar

Postingan Populer