OPTIMALISASI KINERJA FKTP BERSAMA FK KOMPRE UNDIP 2015
OPTIMASLIASI KINERJA FKTP PENELITIAN MAHASISWA FK KOMPRE UNDIP TH 2015
Awal Agustus 2015
Ini sebelum \datangnya perban no2 th 2015, sudah diadakan penelusuran mengenai 3 indikator kinerja Puskesmas yang rawat inap, melputi RKKR (angka kontak pertama), PRB dan prolanis.
Angka kontak rendah belum optimal standar 150 per mill disebakan karena :
1. Persebaran faskes
2. Pasien yang memilih faskes (belum mengerti klo belum ditetapkan any willing provider)
masih berlaku refgionalisasi rujukan
3. Persepsi untuk sedikit-sedikit memeriksakan ke dokter spesialis
4. Karena adanya keterbatasan obat yang erat kaitannya dengan terbetnur kebijakan sesuai e katalog
5. Dokementasi dari persebaran faskes belum terintegrasi di buku induk
Request adanya pembedaan obat umum dengan BPJS sehingga mutu pasien BPJS yang saat ini sebagai
penopang dana dari semua pasien termasuk yang tidak bayar sama sekali dapat dipertahankan dan
terlayani dengan baik.
Rujukan non spesialis rata-rata sudah bagus <5% posisi aman tapi masih perlu ditingkatkan menjadi 1% sehingga mencapai zona prestasi, non spesialis dapat dirujuk sesuai PMK no5 th 2014
Prolanis masih sangat kurang
1. Belum berjalannya program rujuk balik karena FKTL masih mengendapkan pasien, beberapa alasan
karena di FKTP belum ada obat untuk sakit yang sebenarnya non spesialistik karena keterbatasan obat
di atas
2. Ada kompensasi untuk SDM yang berjuang meningkatkan kualitas pelayanan
3. Perlu bantuan tenaga promosi kesehatan untuk membantu sosialiasi yang berkaitan dengan rujukan
berjenjang, mutu pelayanan, dll
Diseminasi hanya terbatas banyak peserta dan undangan yang berhalangan hadir, namun demikian sudah cukup memberikan gambaran dan upaya mencari solusi untuk ketiga indikator yang dicari
Staff
Sependek pengetahuan saya



Komentar
Posting Komentar